Siapa Bilang Hubbul Wathan Minal Iman Itu Hadits Nabi?

- Rabu, 17 Agustus 2022 | 09:15 WIB
Siapa Bilang Hubbul Wathan Minal Iman Itu Hadits Nabi?
Siapa Bilang Hubbul Wathan Minal Iman Itu Hadits Nabi?

Kobaran.com - Meski Indonesia telah merdeka 77 tahun, tapi sampai sekarang masih ada juga orang yang mempertentangkan wawasan kebangsaan dan ajaran agama.

Mempertentangkan antara al-Quran dengan UUD 45; mempertentangkan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan negara Islam, dan selainnya. Sebagian orang mempermasalahkan jargon hubbul wathan minal iman sebagai hadits.

Termasuk di antaranya masih berasumsi bahwa cinta tanah air tidak ada dalilnya dalam agama. Namun apakah sebenarnya cinta tanah air tidak ada dalilnya? Apakah jargon ‘Hubbul wathan minal iman’ tak cukup dijadikan dalil cinta Tanah Air dalam Islam?

Tentu cinta tanah air ada dalilnya baik dari Al-Qur’an, hadits, maupun dalil-dalil agama lainnya. Namun kalau yang dipermasalahkan adalah jargon atau jargon ‘hubbul wathan minal iman’, apakah cukup atau tidak dijadikan sebagai dalil cinta tanah air, maka penjelasan Al-Hafizh as-Sakhawi (831 - 902 H) menarik untuk disimak.

Baca Juga: Peran Pemuda bagi Bangsa Menurut Islam

Sebagai muhaddits atau pakar hadits, murid al-Hafizh Ibnu Hajar al-Asqalani ini menjelaskan, bahwa memang ungkapan populer atau jargon ‘hubbul wathan minal iman’ bukan hadits. ‘Lam aqif ‘alaihi’, aku tidak menemukannya sebagai hadits’, kata as-Sakhawi. Namun demikian bukan berarti salah dan tidak dapat dijadikan pedoman.

Menurut peneliti hadits-hadits populer ini, meski jargon ‘hubbul wathan minal iman’ bukan hadits, namun maknanya sahih, maknanya benar. Kenapa demikian. Sebab jauh-jauh hari sebelum masa hidupnya jargon ini sudah dikenal dan diakui kebenarannya di lingkungan ulama Islam.  Imam as-Sakhawi menjelaskan:

لَمْ أَقِفْ عَلَيْهِ وَمَعْنَاهُ صَحِيْحٌ فِي ثَالِثِ الْمُجَالَسَةِ لِلدَّيْنَوَرِيِّ مِنْ طَرِيْقِ الْأَصْمَعِيِّ سَمِعْتُ اَعْرَابِيًّا يَقُوْلُ إِذَا أَرَدْتَ أَنْ تَعْرِفَ الرَّجُلَ فَانْظُرْ كَيْفَ تَحَنُّنُهُ إِلَى أَوْطَانِهِ وَتَشَوُّقُهُ إِلَى إِخْوَانِهِ وَبُكَاؤُهُ عَلَى مَا مَضَى مِنْ زَمَانِهِ

Artinya “Aku tidak menjumpai riwayat ‘hubbul wathan minal iman’ sebagai hadits, sama sekali sebagai hadits, tapi secara substansial maknanya benar. Dalam bagian ketiga dari Kitab al-Mujalasah wa Jawahirul ‘Ilmi karya Abu Bakar Muhammad bin Marwan ad-Dinawari (w 333 H), dari jalur al-Asma’i terdapat riwayat: ‘Aku mendengar seorang badui berkata: ‘Apabila kamu ingin mengenali seseorang, maka perhatikan bagaimana kerinduannya pada tanah airnya, kekangenannya kepada kawan-kawannya dan tangisannya atas apa yang telah berlalu dari zamannya.” (Abdurrahman as-Sakhawi, al-Maqasid al-Hasanah minal Ahadits al-Masyhurah ‘alal Alsinah, [Dar al-Kitab al-‘Arabi], halaman 297).

Halaman:

Editor: Maria H.R Waju

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ramalan Zodiak Lengkap Jumat 30 September 2022

Jumat, 30 September 2022 | 06:12 WIB

Simak Ramalan Zodiak Hari Jumat 30 September 2022

Kamis, 29 September 2022 | 14:47 WIB

10 Kepribadian Orang yang Lahir di Bulan Oktober

Kamis, 29 September 2022 | 06:14 WIB
X