Kapolri Lakukan Scientific Crime Investigation dalam Kasus Brigadir J, Pengamat Beri Apresiasi

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 19:45 WIB
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat diwawancarai awak media  (Pojoksatu.id )
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat diwawancarai awak media (Pojoksatu.id )

Kobaran.com - Langkah Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo
dalam melakukan scientific crime investigation atau penyidikan berbasis ilmiah pada kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, mendapat apresiasi dari Pengamat intelijen Ngasiman Djoyonegoro

Kapolri juga telah bersikap responsif, transparan, tegas, dan independen dalam penanganan kasus tersebut, kata Ngasiman dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat.

"Kapolri selalu menyampaikan bahwa pembuktian yang dilakukan untuk mencari kebenaran materiil atas suatu tindak pidana selalu berdasar pada scientific crime investigation sebagai upaya penguatan alat bukti dalam penanganan perkara pidana, termasuk dalam kasus meninggalnya Brigadir J," kata Ngasiman.

Penyidikan berbasis ilmiah merupakan langkah Listyo Sigit sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik bahwa hasil penyidikan kasus tersebut benar-benar transparan dan dapat dibuktikan secara ilmiah.

Baca Juga: Terkait Kasus Brigadir J Polisi Kantongi Identitas Anggota Ambil CCTV di TKP

Polri menghimpun berbagai macam ahli, mulai dari unsur biologi, kimia forensik, balistik forensik, IT Forensik, hingga kedokteran forensik, sehingga unsur-unsur ilmiah dari pembuktian kasus pidana tersebut bisa terpenuhi.

"Komitmen keterbukaan dan ketegasan seperti inilah yang dibutuhkan untuk membangun stabilitas keamanan di masa yang akan datang. Saya optimistis sikap yang diambil oleh Kapolri akan meningkatkan integritas, independensi, dan kepercayaan publik pada institusi," jelasnya.

Scientific crime investigation merupakan salah satu dari empat langkah strategis yang diambil Listyo Sigit Prabowo. Langkah lainnya adalah pencopotan sejumlah jabatan, yakni Irjen Pol. Ferdy Sambo dari Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri, Brigjen Pol. Hendra Kurniawan dari Karopaminal Divpropam Polri, Brigjen Pol. Benny Ali dari Karoprovos Divpropam Polri, dan Kombes Budhi Herdi Susianto dari Kapolres Jaksel.

Selanjutnya, Listyo Sigit mengizinkan untuk mengautopsi ulang jenazah Brigadir J di Jambi, Rabu (27/7), untuk mengetahui lebih jelas penyebab kematian tersebut. Langkah lainnya adalah Listyo Sigit juga menyampaikan informasi perkembangan terkini penanganan penyidikan kasus Brigadir J kepada publik.

Halaman:

Editor: Maria H.R Waju

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengungkap Makna dibalik Filosofi Logo HUT ke-7 RI

Rabu, 17 Agustus 2022 | 12:55 WIB

Kumpulan Ucapan Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 2022

Rabu, 17 Agustus 2022 | 11:15 WIB

Kumpulan Lagu yang Cocok untuk Meriahkan HUT RI Ke-77

Selasa, 16 Agustus 2022 | 13:08 WIB

Kasus Ibu Mercy Curi Coklat di Alfamart Berakhir Damai

Selasa, 16 Agustus 2022 | 11:16 WIB
X