LIRA Berharap Polri Kerja Cepat Ungkap Kasus Kematian Brigadir J

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 19:41 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tetapkan Ferdy Sambo tersangka di kasus kematian Brigadir J, Selasa (9/8).
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tetapkan Ferdy Sambo tersangka di kasus kematian Brigadir J, Selasa (9/8).

 

Kobaran.com-Presiden Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Andi Syafrani mengharapkan Polri bekerja cepat dalam mengungkap kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J agar spekulasi yang berkembang terkait kasus ini tidak semakin liar.

"Kabareskrim jadi kunci di kasus ini. Kabareskrim perlu kerja lebih cepat dan transparan untuk memastikan proses hukum ini ditegakkan tanpa pandang bulu," ujar Andi dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin.

Andi menilai, meski terkesan adanya proses dan tahapan yang agak panjang, dengan upaya memutasikan beberapa perwira yang diduga terlibat dalam kasus ini, upaya dan sikap tegas Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sudah sangat jelas.

Baca Juga: 8 Akar Masalah Ini Sering Picu Konflik Etnis dan Agama di Asia

Namun, lanjutnya, aparat di bawah Kapolri harus ditingkatkan kecepatannya karena secara umum yang diduga terlibat adalah unsur internal kepolisian sehingga bisa lebih cepat pemanggilan dan pemeriksaannya dibandingkan pihak luar.

Selain itu, Andi juga menyoroti terkait ditahannya mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di Mako Brimob, Depok Jawa Barat karena diduga telah melakukan pelanggaran etik, dapat membawa kasus ini ke arah yang lebih terang.

Baca Juga: Ini Sosok Pacar Baru Amanda Manopo yang Sempat Ditutupi Sticker Love

"Sejak awal kita menduga ada yang janggal dalam kasus Brigadir J ini. Banyak spekulasi berkembang, mulai dari CCTV yang hilang di TKP, keterangan polisi yang berbeda-beda, banyak yang bertanya apa motif utamanya, sampai siapa dalangnya. Nah, ditempatkannya Irjen FS akan membuka kotak pandora dan kita berharap dapat akhiri drama panjang ini," ujar Andi optimistis.

Dengan ditahannya Irjen FS di Mako Brimob, Andi berharap pengusutan kasus ini akan berjalan lebih cepat, objektif, dan profesional.

"Langkah Polri ini sudah tepat. Mereka tentu akan lebih mudah memeriksa, dan segera beri sanksi pelanggaran etik dan pidana jika Irjen FS terbukti bersalah," kata dosen hukum di UIN, Jakarta ini.

Masyarakat akan terus memberikan dukungan moril kepada Polri untuk mengusut tuntas kasus ini.

Editor: Maria H.R Waju

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Putin berencana caplok 4 wilayah Ukraina

Jumat, 30 September 2022 | 19:32 WIB

Kapolri Tegaskan Ferdy Sambo Bukan Lagi Anggota Polri

Jumat, 30 September 2022 | 16:26 WIB

3 Bahaya Utama Pembuangan Minyak Jelantah Sembarangan

Jumat, 30 September 2022 | 15:57 WIB

Seorang Anak di NTT Meninggal Akibat Tidak Terima VAR

Jumat, 30 September 2022 | 15:49 WIB

Curi Belasan Motor, Putri Pedangdut Ini Ditangkap

Jumat, 30 September 2022 | 10:40 WIB

Polisi Pastikan DPO MIT Poso Tewas Adalah Askar

Jumat, 30 September 2022 | 09:52 WIB
X